Seni, Etika, dan Pengalaman Manusia: Refleksi Filsafat dan Pendidikan Seni dalam Kehidupan Budaya

Rp 85.000
Tersedia

Sebuah buku referensi yang secara konsisten menempatkan seni sebagai ruang dialektika antara estetika dan etika, sebuah pendekatan yang penting dalam memahami peran seni dalam kehidupan manusia kontemporer.

Tersedia
wws Pesan via WhatsApp
  • Buku Original
  • Koleksi Buku Terlengkap
  • Ribuan Judul Buku Tersedia
  • Diskon Buku Setiap Minggu
  • Layanan Pelanggan Responsif
Category:

Deskripsi

Pada bagian awal, penulis menguraikan landasan filosofis mengenai hubungan seni, keindahan, dan moralitas dengan merujuk pada pemikiran para filsuf klasik dan modern, seperti Plato, Aristoteles, Leo Tolstoy, dan John Dewey. Uraian ini menunjukkan bahwa seni tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengalaman estetis, tetapi juga sebagai medium pembentukan karakter, refleksi moral, serta kesadaran kemanusiaan. Perspektif ini menjadi penting, terutama dalam konteks pendidikan seni, agar seni tidak tereduksi menjadi aktivitas teknis atau hiburan semata.

Selanjutnya, buku ini menghadirkan kajian yang menarik mengenai seni ornamen henna melalui perspektif filsafat Martin Heidegger dan Hans-Georg Gadamer. Seni henna diposisikan bukan sekadar sebagai praktik dekoratif, melainkan sebagai ekspresi eksistensial manusia yang sarat makna, tradisi, simbol, serta relasi sosial dan ekonomi. Pendekatan hermeneutik yang digunakan memungkinkan pembaca memahami seni henna sebagai teks budaya yang hidup, yang maknanya terus terbentuk melalui dialog antara tradisi dan pengalaman kekinian.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas "Seni, Etika, dan Pengalaman Manusia: Refleksi Filsafat dan Pendidikan Seni dalam Kehidupan Budaya"

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *