Buku ini lahir dari keresahan yang mungkin juga kita rasakan bersama di zaman sekarang. Kita hidup di era serba posting. Hampir setiap peristiwa dalam hidup bisa berubah menjadi konten: mulai dari makanan yang kita santap, liburan yang kita jalani, hingga momen kebaikan yang kita lakukan. Media sosial memberikan panggung yang luas, dan siapa saja bisa tampil di atasnya. Dengan sekali sentuh, kebaikan kecil yang kita lakukan bisa menjangkau ribuan orang.
Seni merahasiakan amal di era digital : Tetap bahagia tanpa perlu jadi viral
Rp85.000,00
Dalam buku ini, kita diajak untuk merenungkan kembali pentingnya menyembunyikan amal. Bukan berarti kita sama sekali tidak boleh berbagi kebaikan, tetapi bagaimana caranya agar motivasi utamanya tetap karena Allah. Kita akan menemukan pembahasan tentang krisis eksistensi, godaan marketplace, hingga jebakan media sosial yang sering membuat kita tergoda untuk oversharing.
Pesan via WhatsApp
Customer Reviews
There are no reviews yet.









Be the first to review “Seni merahasiakan amal di era digital : Tetap bahagia tanpa perlu jadi viral”